Friday, August 28, 2009

Buana Ramadhan



Dinginnya waktu ini menglingkari saat saat lena
sedangkan ranting ranting pepohon sujud bertafakur
sedangkan unggas unggas dan segalanya memuji kebesaran-Mu
menjunjung hikmah dan menghambat kemanisan seribu bulan
mencari keredaan
keampunan Ilahi
agar gemaan rahmat terhimpun diribaan
hingga buih buih yang tersirat bercantum
menjadi doa yang makbul


Kesunyian malam
mengajari erti ke-Esaan
menyapu jiwa dalam butiran tasbih
mengucap nur kasih yang abadi
dan ikatan takwa
moga moga sepertiga ini
datangnya sejuta anugerah
yang dilontarkan di kaki insaf


Embun yang menitis
adalah rebutan perkasihan lailatulqadar
adalah pelikuran saham yang mustajab
adalah petunjuk kebenaran penebus dosa
adalah kesejukan penghilang kehausan
dalam sinar lentera keletihan
menuntut wangian kesturi di syurga
kemenangan yang maha hebat
berulit sahur kasih
di buana Ramadan-Mu